TNI dan Angkatan Bersenjata Malaysia Gelar Latgabma Malindo Darsasa 12 AB/2026 di Lampung

Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Angkatan Bersenjata Malaysia (ATM) resmi menggelar Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Malaysia–Indonesia Darat, Samudera, dan Angkasa (Malindo Darsasa) 12 AB/2026. Kegiatan yang berlangsung pada 17 hingga 25 Juni 2026 ini dipusatkan di wilayah Provinsi Lampung, Indonesia.

Bacaan Lainnya

Upacara pembukaan latihan digelar pada Rabu (17/6/2026). Dalam amanat Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun yang dibacakan Kepala Biro Latihan Staf Operasi TNI Brigjen TNI Ade David Siregar, ditegaskan bahwa latihan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Indonesia dan Malaysia dalam mempererat hubungan persahabatan serta meningkatkan kerja sama kedua negara serumpun.

Menurutnya, Latgabma Malindo tidak hanya menjadi sarana memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga bertujuan meningkatkan profesionalisme, interoperabilitas, dan sinergi kedua angkatan bersenjata dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya penanganan bencana alam dan pelaksanaan bantuan kemanusiaan.

“Latihan ini diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, interoperabilitas, serta kesiapsiagaan dalam penanganan bencana alam dan pemberian bantuan kemanusiaan yang berpotensi dilaksanakan di kedua negara sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan kesiapan latihan yang disampaikan Kepala Seksi Operasi Latihan (Kasi Ops Lat) Latgabma Malindo Kolonel Inf A. Wakhid Dedy Setyawan mewakili Direktur Latihan Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, latihan tahun ini mengusung skenario utama Misi Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana atau Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR).

Berbagai materi latihan akan dilaksanakan, mulai dari Latihan Staf (Staff Exercise), Latihan Siber (Cyber Exercise) guna mengantisipasi ancaman digital modern, hingga Program Bakti Sosial atau Medical Civic Action Program (MEDCAP).

Rangkaian Latgabma Malindo Darsasa 12 AB/2026 juga diawali dengan Program Karya Bakti (Engineering Civic Action Program atau ENCAP) yang menyentuh langsung masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), pengecoran jalan, serta penyediaan fasilitas pemurnian air (water purification) di sungai sekitar lokasi latihan.

Program tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat di sekitar daerah latihan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sebagai latihan gabungan yang digelar setiap tiga tahun sekali, Latgabma Malindo Darsasa menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dan Malaysia dalam memperkuat kerja sama pertahanan, meningkatkan kesiapan operasional, serta menjaga stabilitas keamanan kawasan Asia Tenggara di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *